Masker Standar untuk Cegah Dampak Asap Kebakaran Hutan

Warga menggunakan masker medis

Sejumlah warga mengenakan masker medis yang dibagikan pemerintah saat terjadi kabut asap (Foto dari CNN Indonesia)

Kabut asap yang sedang terjadi di beberapa kawasan di Indonesia masih saja belum bisa teratasi. Bahkan di beberapa lokasi Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) melebihi nilai 2000. Pada nilai ISPU yang jauh melebihi kategori berbahaya ini udara sudah tidak sehat lagi untuk pernapasan manusia. Kita harus menggunakan masker jika hendak beraktifitas di luar rumah. Masker seperti apa yang biasa kita gunakan? Apakah cukup untuk menghalangi partikel asap masuk ke badan kita?

Masker Bedah

Masker bedah ini adalah yang paling banyak digunakan oleh masyarakat.

Selama ini, kebanyakan masyarakat menggunakan masker tipis warna hijau. Masker tersebut adalah masker untuk standar bedah (Surgical mask) di rumah sakit. Masker ini digunakan untuk menangkal cipratan darah, liur, maupun bakteri dari pasien agar tidak langsung mengenai dokter maupun paramedis.

Tetapi perlu diingat, masker ini tidak didesain untuk menyaring partikel dan mikroorganisme yang berukuran sangat kecil, termasuk virus influenza dan bakteri turbekulosis (TBC). Oleh karena itu orang yang sehat tidak disarankan untuk menggunakan masker jenis ini dan cukup hanya orang yang sakit saja.

Sudah banyak pakar kesehatan yang berkomentar dengan kondisi yang salah ini. “Masker tipis yang selama dibagi-bagikan dinas kesehatan tidak sesuai dengan kondisi udara yang tercemar asap, apalagi levelnya sudah berbahaya. Sudah saatnya pemerintah memberikan contoh yang benar, stop lakukan pembodohan,” kata pakar kesehatan dr Mardiansyah Kusuma, Sp.Ok kepada Antara di RS Syafira, Pekanbaru, Selasa (Liputan6.com)

Masker N 95

Masker N 95

Masker ideal yang harus digunakan adalah masker N95, yang mencengkram erat seluruh sela-sela hidung dan mulut. Jenis masker N95 adalah jenis masker yang digunakan oleh para tenaga medis bagian infeksi dan penyakit menular. Masker jenis ini diketahui mampu menyaring 95 persen dari seluruh partikel yang dibawa oleh udara.

Hanya saja masker N95 ini memiliki kekurangan antara lain bagi yang tidak terbiasa menggunakan, mungkin akan merasa gerah dan sesak sehingga hanya bertahan beberapa jam saja memakainya. Dan untuk mendapatkan masker ini agak sulit dan relatif mahal harganya.

Namun apalah daya masyarakat rata-rata masih menggunakan masker tipis. Bahkan tanpa masker sama sekali. Memang kendalanya adalah tidak tersedianya masker N95 di pasar. Serta apa yang dibagikan pemerintah pun hanya masker bedah. Itupun mendik kalau ada pembagian, karena saya baru sekali menerima pembagian masker gratis.

Ya.. setidaknya penggunaan masker biasa dapat membuat pengguna mengurangi aktivitas menghirup udara. Namun, hal itu tergantung pada kondisi Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang berlaku pada kondisi udara tercemar. Semakin tinggi ISPU maka fungsi masker biasa menjadi berkurang. Sebaiknya masker biasa itu hanya sekali pakai, setelah digunakan ya dibuang. Bila digunakan kembali, itu sudah tidak steril. Atau alternatif lainnya adalah masker dari kain.

Masker Motif

Masker kain bermotif, salah satu alternatif untuk masker yang dapat dicuci.

Masker kain yang juga marak bermunculan dengan berbagai motif dapat menjadi solusi alternatif menyikapi ketersediaan masker. Penggunaan masker kain yang dapat dicuci setelah digunakan diakui sudah cukup menjamin kebersihan dari partikel polusi yang tersangkut di dalam kain. Kalau penulis sendiri biasanya memakai 2 lapis masker ketika asap semakin tebal. Masker bedah untuk lapisan 1 dan masker kain untuk lapisan 2.

Dengan segala keterbatasan tersebut, kita hanya bisa berdoa asap segera hilang dan pemerintah semakin peduli dengan nasib korban terdampak asap.

Advertisements
About

Guru SMK Elektronika, tetapi kadang ngajar masalah multimedia juga. Suka dengan teknologi dan tentu masih suka lawan jenis.

Posted in Artikel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tentang Penulis

BENY ABDURRAHMAN
Seorang anak muda yang mencoba peruntungan hidup menjadi seorang pengajar atau orang biasa memanggilnya mas guru. Punya hobi main komputer, nggambar corel, ngedit foto dan video. Sekarang sedang mengabdi di Kalimantan Selatan.
Kalender
October 2015
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
%d bloggers like this: