Mengajar dengan Teknik SOFTEN

Guru adalah pekerjaan yang mulia. Bagaimana tidak, guru lah yang mengajarkan polisi, dokter bahkan presiden agar bisa membaca, menulis, berhitung dan lain-lain. Mengajar bukanlah suatu perkara yang mudah, tetapi juga bukan suatu perkara yang susah. Mengajar itu gampang dan sangat menyenangkan bagi guru yang banyak memahami teknik dan seni mengajar itu sendiri.

Untuk dapat mengajar dengan baik, tentu diperlukan teknik dan strategi yang baik dan pas. Mengapa pas, karena teknik mengajar juga harus kita sesuaikan dengan anak didiknya. Namun secara umum ada beberapa teknik yang harus kita kuasai atau minimal kita terapkan ketika mengajar. Salah satunya adalah teknik SOFTEN ( Smile, Open Gesture, Forward lean, Touch, Eye contact, Nod ).

Apa itu teknik Soften?
Teknik soften ini biasanya digunakan oleh orang-orang yang bergelut di dunia bisnis, khusunya dalam melakukan negosiasi. Menurut para psikologi seseorang berbicara menggunakan teknik ini dapat membuat lawan bicara akan merasa nyaman dan merasa dihargai.

Lalu bagaimanakah penjelasanya, mari kita bahas teknik ini satu per satu :

1. Smile (Senyum)
Guru dianjurkan mengajar sambil tersenyum, kebiasaan senyum ini masih banyak dianggap susah. Memang susah membiasakan tersenyum bagi guru yang belum terbiasa. Senyumlah, latih diri untuk senyum selama tiga detik. Ingat, senyum selain dapat memberikan kenyamanan siswa juga sebagai nilai ibadah bagi kita.

2. Open Gesture (Terbuka)
Open Gestute ini kadang diartikan sebagai terbuka pada materi yang dibicarakan, kita menerima kritikan dan masukan dari seorang siswa untuk memperbaiki diri kita dalam proses pembelajaran. Ada juga yang manyatakan open gesture yang dimaksud adalah kita berbicara / mengajar dengan tangan terbuka, berekspresi, dan tidak kaku seperti melipatkan tangan di depan dada.

3.  Forward lean (membungkuk ke arah depan)
Jika ada siswa yang sedang bertanya, dekatkan dari bungkukkan badan kita ke arah siswa, ini sebagai tanda bahwa kita siap dan mendengar apa yang mereka tanyakan.

4. Touch ( Sentuh )
Berikan sentuhan kepada siswa, seperti usapkan kepala atau bahunya sambil bilang. Wah… pintar kamu. Biasanya anak yang kinestetik suka saat di sentuh.

5. Eye Contact (tatap Mata)
Pandanglah siswa kita dengan rasa sayang, lihat matanya dan baca apa yang ada di dalam hatinya. Memandang yang baik adalah selama 3 detik, setelah 3 detik palingkan tatapan ke siswa lain atau objek lain seperti papan tulis atau gambar yang sedang kita jelaskan.

6. Nod (mengangguk)
Jika siswa sedang berbicara / menjelaskan / mengungkapkan pendapatnya, kita dengarkan, dan anggukkan kepala sebagai tanda bahwa kitamendengarkan dan mengerti apa yang dia utarakan. Siswa akan merasa dihargai jika kita memberikan anggukan saat dia mengutarakan pendapatnya.

Itulah teknik soften secara sederhana, bagi rekan-rekan guru membutuhkan teknik soften lebih dalam lagi bisa mencari referensi di tempat lain. semoga tulisan singkat ini bisa memberikan manfaat. Terima kasih.

Advertisements
About

Guru SMK Elektronika, tetapi kadang ngajar masalah multimedia juga. Suka dengan teknologi dan tentu masih suka lawan jenis.

Posted in Artikel, Pendidikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tentang Penulis

BENY ABDURRAHMAN
Seorang anak muda yang mencoba peruntungan hidup menjadi seorang pengajar atau orang biasa memanggilnya mas guru. Punya hobi main komputer, nggambar corel, ngedit foto dan video. Sekarang sedang mengabdi di Kalimantan Selatan.
Kalender
October 2015
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
%d bloggers like this: